Jum. Jan 16th, 2026

Mengatur waktu istirahat di tengah aktivitas kerja dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana yang tidak mengganggu alur pekerjaan. Banyak orang mengabaikan pentingnya jeda karena merasa harus menyelesaikan tugas secepat mungkin. Namun, istirahat sejenak justru dapat membantu menjaga ritme kerja tetap stabil dan nyaman.

Salah satu cara mudah adalah menggunakan pola kerja dengan interval tertentu. Misalnya, bekerja selama beberapa puluh menit dan kemudian mengambil jeda selama beberapa menit. Pola seperti ini membantu tubuh tetap aktif dan mencegah rasa jenuh. Jeda pendek dapat diisi dengan aktivitas ringan seperti minum air, menggerakkan bahu, atau melihat pemandangan di luar jendela.

Selain itu, membuat pengingat sederhana dapat membantu seseorang berhenti sejenak tanpa harus terus memikirkan waktu. Pengingat di ponsel atau komputer membuat proses istirahat lebih teratur. Dengan begitu, seseorang tidak perlu khawatir melewatkan waktu untuk kembali menyegarkan diri.

Mengatur lingkungan kerja juga membantu mendukung waktu istirahat. Meja kerja yang rapi, pencahayaan yang nyaman, dan posisi duduk yang baik dapat membuat jeda terasa lebih menyenangkan. Saat tiba waktu istirahat, seseorang dapat menjauh dari meja untuk beberapa menit agar pikiran mendapat ruang untuk beristirahat.

Mengambil waktu untuk menarik napas panjang atau berjalan di sekitar ruangan juga merupakan cara yang baik untuk memanfaatkan jeda. Dengan langkah-langkah sederhana ini, waktu istirahat dapat menjadi bagian alami dari rutinitas kerja tanpa mengganggu produktivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *